Tugas 1.3 Sistem
Perekonomian Sosialis
Sistem ekonomi sosialis disebut juga sistem ekonomi
terpusat. Mengapa disebut terpusat? Karena segala sesuatunya harus diatur oleh
negara, dan dikomandokan dari pusat. Pemerintahlah yang menguasai seluruh
kegiatan ekonomi.
Sistem perekonomian sosialis merupakan sistem
perekonomian yang menghendaki kemakmuran masyarakat secara merata dan tidak
adanya penindasan ekonomi. Untuk mewujudkan kemakmuran yang merata pemerintah
harus ikut campur dalam perekonomian. Oleh karena itu hal tersebut
mengakibatkan potensi dan daya kreasi masyarakat akan mati dan tidak adanya
kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Dasar yang digunakan dalam sistem ekonomi sosialis
adalah ajaran Karl Marx, di mana ia berpendapat bahwa apabila kepemilikan
pribadi dihapuskan maka tidak akan memunculkan masyarakat yang berkelas-kelas
sehingga akan menguntungkan semua pihak.
Negara
yang menganut sistem ini seperti Rusia, Kuba, Korea Utara, dan negara komunis
lainnya
Ciri-ciri sistem ekonomi
Sosialis:
- Lebih mengutamakan kebersamaan (kolektivisme).
- Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedang individu-individu fiksi belaka.
- Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.
- Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap pengawasan.
- Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara.
- Pola produksi (aset dikuasai masyarakat) melahirkan kesadaran kolektivisme (masyarakat sosialis).
- Pola produksi (aset dikuasai individu) melahirkan kesadaran individualisme (masyarakat kapitalis).
- Peran pemerintah sangat kuat
- Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
Kelemahan – kelemahan sistem
ekonomi Sosialis :
- Teori pertentangan kelas tidak berlaku umum
- Tidak banyak kasus, hanya terjadi pada saat revolusi industri (abad pertengahan) dan revolusi Bolsevik tahun 1917). Di India banyak kasta, tapi tidak pernah terjadi revolusi sosial.
- Tidak ada kebebasan memilih pekerjaan. Maka kreativitas masyarakat tehambat, produktivitas menurun, produksi dan perekonomian akan berhenti.
- Tidak ada insentive untuk kerja keras. Maka tidak ada dorongan untuk bekerja lebih baik, prestasi dan produksi menurun, ekonomi mundur.
- Tidak menjelaskan bagaimana mekanisme ekonomi.Karl Marx hanya mengkritik keburukan kapitalisme, tapi tidak menjelaskan mekanisme yang mengalokasikan sumber daya di bawah sosialisme.
Kelebihan sistem sosialis:
·
Tanggung jawab
dibebankan pada pemerintah
·
Pemerintah dapat
dengan mudah mengendalikan keadaan perekonomian sehingga kecil kemungkinan
terjadi krisis
·
Pemerintah dapat
ikut campur dalam pembentukan harga
·
Pemerataan
distribusi pendapatan mudah dilakukan
·
Keadaan ekonomi
stabil
Nama :
Dellina Rizki Azhari
NPM :
22213152
Kelas : 1EB23
Perekonomian Indonesia #Tugas Softskill
Sumber
:
http://evaruth.wordpress.com/2012/01/03/sistem-perekonomian-sosialis/
http://krsmwn.blogspot.com/2013/05/sistem-ekonomi-perencanaan-sentral-atau.html
http://ardwiradwipuspita.blogspot.com/2011/03/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_27.html