EKONOMI KOPERASI
SEJARAH BERDIRINYA KOPERASI
Dellina Rizki Azhari
22213152
2EB26
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat dan karunianya, sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah Ekonomi
Koperasi yang bertuliskan tentang “Sejarah Berdirinya Koperasi di dunia dan
Indonesia”.
Akhir kata semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi
pembaca pada umumnya dan saya, saya menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini
masih jauh dari sempurna untuk itu saya menerima saran dan kritik yang bersifat
membangun demi perbaikan kearah kesempurnaan. Akhir kata saya sampaikan Terimakasih.
Bekasi, 2 Oktober 2014
Bekasi, 2 Oktober 2014
SEJARAH KOPERASI
Sejarah Koperasi Di Dunia
Kata
“koperasi” berasal dari bahasa Inggris yaitu co dan operation.
Co artinya bersama, operation adalah usaha . jadi koperasi adalah usaha
bersama. Koperasi adalah organisasi bisnis yang
dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi
melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip
gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Gerakan
koperasi digagas oleh Robert Owen ( 1771-1858), yan menerapkan nya
pertama kali pada usaha permintaan kapas di New Lanark, Skotlandia .
Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William
King (1786-1865) dengan mendirikan toko koperasi di Brrighton, Inggris.
Pada 1 Mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator,
yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko
dengan menggunakan prinsip koperasi . Koperasi pun berkembang di
negara-negara lainnya.
Koperasi
akhirnya berkembang di negara-negara lainnya. Di Jerman, juga berdiri koperasi
yang menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan koperasi buatan Inggris.
Koperasi-koperasi di Inggris didirikan oleh Charles Foirer, Raffeinsen,
dan Schulze Delitch. Di Perancis, Louis Blanc mendirikan koperasi produksi yang
mengutamakan kualitas barang. Di Denmark Pastor Christiansone mendirikan
koperasi pertanian.
Kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi pada pertengahan abad ke-18 telah mengubah
wajah dunia. Berbagai penemuan di bidang teknologi ( revolusi
industri ) melahirkan tata dunia ekonomi baru. Tatanan dunia ekonomi
menjajdi terpusat pada keuntungan perseorangan, yaitu kaum pemilik modal (
kapitalisme ). Kaum kapitalis atau pemilik modal memanfaatkan penemuan baru
tersebutdengan sebaik-baiknya untuk memperkaya dirinya dan memperkuat kedudukan
ekonominya. Hasrat serakah ini melahirkan persaingan bebas yang tidak terbatas.
Sistem ekonomi kapitalis / liberal memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya
kepada pemilik modal dan melahirkan kemelaratan dan kemiskinan bagi masyarakat
ekonomi lemah.
Dalam
kemiskinan dan kemelaratan ini, muncul kesadaran masyarakat
untuk memperbaiki nasibnya sendiri dengan mendirikan koperasi. Pada tahun 1844
lahirlah koperasi pertama di Inggris yang terkenal dengan nama Koperasi
Rochdale di bawah pimpinan Charles Howart. Di Jerman, Frederich Willhelm
Raiffeisen dan Hermann Schulze memelopori Koperasi Simpan Pinjam. Di Perancis,
muncul tokoh-tokoh kperasi seperti Charles Fourier, Louis Blance, dan Ferdinand
Lassalle.
Konsep Koperasi
- Konsep koperasi barat
Konsep
yang menjelaskan bahwa koperasi adalah organisasi swasta yang dibentuk secara
sukarela oleh orang- orang yang mempunyai persamaan kepentingan, untuk
mengurusi kepentingan anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi
anggota koperasi . dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk
mendapatkan keuntungan dan menanggung resiko bersama.
- Konsep koperasi sosialis
Konsep
yang menjelaskan bahwa koperasi itu direncanakan dan dikendalikan oleh
pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi untuk menunjang
perencanaan nasional. Konsep koperasi ini tidak berdiri sendiri melainkan
merupakan subsistem dari sistem sosialis untuk mencapai tujuan sistem
sosialis-komunis
- Konsep Negara berkembang
Konsep
yang menjelaskan bahwa koperasi ini sudah berkembang dengan ciri sendiri, yaitu
dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan. Konsep ini
bertujuan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.
Aliran
Koperasi
Secara umum aliran koperasi dibagi menjadi 3 aliran, yaitu :
- Aliran Yardstick
Aliran ini pada umumnya
dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut
sistem perekonomian liberal. Menurut aliran ini, koperasi dapat menjadi
kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi berbagai keburukan
yang ditimbulkan oleh system kapitalisme.
- Aliran Sosialis
Menurut aliran ini
koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai
kesejahteraan masyarakat, di samping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui
organisasi koperasi. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa
Timur dan Rusia.
- Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
Aliran persemakmuran
(Comminwealth) memandang koperasi sebagai alat yang efisieen dan efektif dalam
meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
Perkembangan Koperasi Di Indonesia
Koperasi
diperkenalkan di Indonesia oleh Raden Arta Wiriaatmadja. Seorang patih dari
Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1896. Bekerja sama dengan E Sieburg, R. Arta
Wiraatmadja mendirikan koperasi kredit sistem Riffeisen. Gerakan koperasi
semakin meluas bersamaan dengan munculnya pergerakan nasional menentang
penjajahan. Gerakan koperasi semakin meluas bersamaan dengan munculnya
pergerakan nasional menentang penjajahan. Berdirinya Boedi Oetomo, pada tahun
1908 mencoba memajukan koperasi rumah tangga (koperasi konsumsi).
Serikat
Islam pada tahun 1913 membantu memajukan koperasi dengan bantuan modal dan
mendirikan Toko Koperasi. Pada tahun 1927, usaha koperasi dilanjutkan oleh
Indonesische Studie Club yang kemudian menjadi Persatuan Bangsa Indonesia (PBI)
di Surabaya. Partai Nasional Indonesia (PNI) di dalam kongresnya di Jakarta
berusaha menggelorakan semangat operasi sehingga kongres ini sering juga
disebut “ kongres koperasi ”. Tujuan nya untuk membantu para anggotanya agar
tidak terjerat dengan rentenir.
Pada
jaman penjajahan Jepang koperasi Indonesia dijadikan alat pertahanan dengan
nama kumiai. Fungsi koperasi menjadi rusak dan banyak yang membubarkan diri. Setelah
Indonesia merdeka semangat mendirikan koperasi bangkit kembali. Pemerintah
mendukung penuh atas pendirian koperasi, khususnya melalui UUD 1945, pasal 33
ayat 1 pada tanggal 12 Juli 1947 diadakan kongres pertama di Tasikmalaya, Jawa
Barat.
Kongres Koperasi I
menghasilkan beberapa keputusan penting, antara lain :
- mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI)
- menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
- menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi
Akibat
tekanan dari berbagai pihak misalnya Agresi
Belanda, keputuasan Kongres Koperasi I belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Namun, pada tanggal 12 Juli 1953, diadakanlah Kongres Koperasi II di Bandung,
yang antara lain mengambil putusan sebagai berikut :
- Membentuk Dewan Koperasi Indonesia ( Dekopin ) sebagai pengganti SOKRI
- Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah
- Mengangkat Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia
- Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru
Pada
tanggal 12 Juli sebagai hari koperasi san Drs. Moh. Hatta sebagai Bapak
Koperasi. . Di Indonesia pun koperasi ini lahir sebagai usaha memperbaiki
ekonomi masyarakat yang ditindas oleh penjajah pada masa itu.
Prinsip Koperasi
Bahwa ada 7 prinsip
yang dapat dianut suatu koperasi, yaitu :
- Keanggotaan
bersifat sukarela dan terbuka
- Pengelolaan
dilakukan secara demokratis
- Pembagian
sisa hasil usaha berdasarkan jasa anggota
- Pemberian
balas jasa terbatas terhadap modal
- Kemandirian
- Pendidikan
perkoperasian
- Kerja
sama antarkoperasi
Ciri-ciri koperasi
- Koperasi
Indonesia bukan kumpulan modal, melainkan kumpulan orang
- Koperasi
Indonesia bekerja sama berdasarkan persamaan derajat, hak, dan
kewajiban. Koperasi seharusnya berperan sebagai wadah
demokrasi ekonomi dan sosial.
- Segala
kegiatan koperasi Indonesia didasarkan atas kesadaran
para anggotanya .
Macam-macam koperasi
- Koperasi
simpan pinjam (KSP)
- Koperasi
produksi
- Koperasi
jasa
Landasan koperasi Indonesia
- Landasan
idil koperasi Indonesia adalah Pancasila.
- Landasan
struktural koperasi Indonesia adalah UUD 1945 Pasal 33 ayat 1.
- Landasan
mental koperasi Indonesia adalah kesetiakawanan dan
kesadaran pribadi
- Landasan
operasional koperasi Indonesia adalah
ketentuan-ketentuan organisasi yang harus ditaati dan
dipatuhi oleh anggota, pengurus, badan pemeriksa, manajer,
serta karyawan koperasi dalam melaksanakan
tugasnya masing-masing.
Fungsi koperasi indonesia
- Alat
perjuangan ekonomi untuk mempertinggi
kesejahteraan rakyat .
- Alat
pendemokrasian ekonomi sosial.
- Sebagai
salah satu urat nadi perekonomian
bangsa indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
http://wennyekaputri.wordpress.com/2013/10/13/sejarah-perkembangan-koperasi-di-dunia-di-indonesia-2/
