Selasa, 29 Oktober 2013

Terjebak Masa Lalu

Terjebak masa lalu



Aku terdiam dalam heningnya malam
Memejamkan mata tuk mengingat
Idahnya wajahmu dan kenangan masa lalu
Ku cari dan terus ku cari, adakah
Cahaya yang menyinari gelapnya malam ini
Saat aku terus mengingat wajahmu dan kenangan kita

Jatuh,
Air mata ini terjatuh
Saat aku berhasil mengingat wajahmu dan kenangan kita
Kembali masuk ke dalam memoriku
Menangis pilu dalam jeruji hati ini
Yang sekarang sedang tak menentu

Haruskah aku terkunci dalam indahnya masa lalu??
Terkunci oleh besarnya rasa cinta ini,
Yang hanya untukmu
Namun, kini telah ada bintang yang telah menyinari hatinya
Sedangkan, aku terus terkunci dalam indahnya masa lalu
Atau,

Memang sudah tak bisa lagi terbuka.

Senin, 28 Oktober 2013

RUANG LINGKUP BISNIS

RUANG LINGKUP BISNIS


Pengertian Bisnis Dan Jenisnya

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan

Jenis-Jenis Bisnis
  • Monopoli

Monopoli menunjukkan suatu kondisi dimana dalam suatu pasar hanya ada satu penjual.Penjual tersebut adalah satu-satunya produsen dalam industri.Penjual juga dapat menentukan harga dalam industri tersebut.Dipasar tersebut tidak ada persaingan,karena produk hanya dikuasai oleh monopolis.Sehingga untuk memasuki pangsa pasar ini sangat lah sulit,karena rintangan cukup kuat.Contoh pasar monopoli adalah perusahaan-perusahaan milik Negara seperti PAM,PLN,PT.TELKOM.
  • Monopsoni

Monopsoni adalah bentuk pasar dengan pembeli tunggal dan banyak penjual.Di pasar ini pembeli sebagai penentu harga.Persaingan di pasar ini sangat kuat karena banyak produsen mempunyai bentuk barang yang sama,sedangkan pembeli lebih sedikit dibandingkan jumlah penjual.Promosi sangat dibutuhkan di pasar ini.
  • Oligopsoni

Kondisi pasar oligopsoni adalah terdapat banyak beberapa pembeli (lebih banyak dibanding pada pasar monopsoni) dan penjual yang banyak. Keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.
  •  Oligopoli

Pada pasar ini terdapat beberapa perusahaan yang mendominasi pasar secara umum.Ada produsen yang menawarkan produk yang berbeda ada pula yang menawarkan produk yang sama dengan fitur yang berbeda.Persaingan sangat kuat,dan rintangan untuk masuk kepasar ini sangat kuat sehingga promosi sangat di perlukan..Dibutuhkan investasi yang besar untuk masuk kepasar ini.Bila terjadi perang harga di pasar ini konsumen akan sangat diuntungkan.

Tujuan Kebijakan Bisnis
  • Melindungi usaha kecil dan menengah
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena di Negara kita ini di banyak usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha.
  • Melindungi lingkungan hidup sekitarnya
Kebijakan ini tujuannya untuk tidak memberikan dampak negatif kepada lingkungan sekitarnya di wilayah tempat usaha tersebut.
  • Melindungi konsumen
Dalam kebijakan ini konsumen yang paling diutamakan jangan sampai konsumen dirugikan atau dikecewakan karena pelayanan kita.Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak datang kembali.
  • Pendapatan pemerintah
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara kita juga. Bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).
Kebijakan bisnis bertujuan untuk mencapai stablisasi ekonomi yang dapat diukur dengan

a.
Kesempatan Kerja
Semakin besar gairah untuk berusaha, maka akan mengakibatkan peningkatan produksi. Peningkatan produksi ini akan diikuti dengan kebutuhan tenaga kerja. Hal ini berarti akan terjadinya peningkatan kesempatan kerja dan kesehjateraan karyawan.
Menurut kesimpulan saya semakin kita banyak berusaha meningkatkan produksi kita dapat membuka byk kesempatan lapangan pekerjaan dan tentunya pun dapat menguntungkann kita karena meningkatnya produksi.

b. Kestabilan harga
Apabila kestablian harga tercapai maka akan menimbulkan kepercyaan di masyarakat. Masyarakat percaya bahwa barang yang mereka beli sekarang akan sama dengan harga yang akan masa depan.
Menurut kesimpulan saya apabila harga tetap stabil dan tak berubah karena berbagai faktor akan membuat masyarakat akan lebih percaya bahwa harga terseut akan terus seperti itu samapi kapanpun.dan pastinya mereka akan terus membeli produk kita

c. Neraca Pembayaran Internasional
Neraca pembayaran internasional yang seimbang menunjukkan stabilisasi ekonomi di suatu Negara. Agar neraca pembayaran internasional seimbang, maka pemerintah sering melakukan kebijakan-kebijakan moneter.

Sistem Perekonomian Dan Sistem Pasar

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. 

Sistem pasar
  • Pasar Persaingan Sempurna

Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan dalam pasar persaingan sempurna homogen (sejenis). Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar.
  • Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Dalam pasar persaingan tidak sempurna, para penjual maupun pembeli mempunyai kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan. Dalam hal ini berarti pembeli dan penjual dapat memengaruhi harga. Jenis dan kualitas barang yang diperdagangkan pada pasar ini bersifat heterogen. Pasar persaingan tidak sempurna dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
  • Pasar Monopoli Dan Monopsoni

Pasar monopoli adalah pasar yang hanya terdapat satu penjual untuk suatu jenis barang tertentu. Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai oleh seorang pembeli untuk suatu jenis barang dan jasa,dan juga bersifat mendunia. Output yang dihasilkan tidak mempunyai substitusi.
  • Pasar Persaingan Monopolistis

Dalam pasar ini terdapat banyak penjual dan pembeli. Penjual bisa melakukan monopoli karena keistimewaan produk masing-masing. Pembeli bebas menentukan pilihannya dalam berbelanja. Jadi, pasar ini ada unsur persaingan dan monopoli.
  • Pasar Oligopoli Dan Oligopsoni

Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya ada beberapa penjual. Istilah beberapa penjual iniumlah penjual tidak terlalu banyak sehingga pengaruh penjual sangat kecil, dan tidak ada penjual yang berkuasa segala-galanya. Adapun Oligopsoni merupakan jenis pasar yang hanya ada beberapa pembeli.

Kesempatan Bisnis Dan Usaha

Dalam berbisnis kita harus banyak melihat kesempatan dan peluang yang ada sekecil apapun itu. Seperti dapat kita telaah dari masyarakat sekitar kita, kita dapat melakukan reset sendiri apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Dan dari segi lokasi kita dapat meninjau apakah yang dapat kita ciptakan dalam lokasi tempat tinggal atau lokasi lainnnya. Sebagai contoh didaerah pedalam para masyarakat masih berjalan tanpa menggunakan alas kaki alangkah bagusnya apabila kita memproduksi sendal dan mendristibusikannya disana. Pasti akan sangat berpeluang emas bukan? Dari segi selera pun bisa dapat kita tinjau balik seperti dalam lingkungan kampus yang pasti sebagian anak menggunakan laptop atau notenook kita dapat membuat case tempat laptop tersebut sesuai selera mereka.

Unsur-unsur penting aktivitas ekonomi
  • Keinginan manusia
  • Faktor-faktor produksi
  • Cara-cara produksi


Hakikat bisnis
Adalah segala usaha yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi atau masyarakat dan juga proses bisnis yang dimulai dari pasar sebagai pengelola bisnis dalam menyediakan barang. seorang pebisnis akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.

Sumber :

Minggu, 27 Oktober 2013

MANAJEMEN DAN ORGANISASI

MANAJEMEN DAN ORGANISASI


Pengertian dan peranan manajemen

Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. 
Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.


Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Peranan manajemen
  • Penanggung jawab dan pengendali
  • Melakukan SWOT analisis
  • Pengelola sumber daya manusia dan sumber daya perusahaan
  •  Menjalin akses dengan stakeholders
  • Pencapaian tujuan yang telah ditetapkan
  • Pengembangan perusahaan
  • Menyusun strategi kelangsungan hidup


Peranan Manajemen yang harus diperankan para Manajer :
1. Peran Interpersonal
Yaitu hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya, meliputi ;
  • Figurehead / Pemimpin Simbol : Sebagai simbol dalam acara-acara perusahaan.
  • Leader / Pemimpin : Menjadi pemimpin yag memberi motivasi para karyawan / bawahan serta mengatasi permasalahan yang muncul.
  • Liaison / Penghubung : Menjadi penghubung dengan pihak internal maupun eksternal.

 2. Peran Informasi
Adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi, meliputi :
  • Monitor / Pemantau : Mengawasi, memantau, mengikuti, mengumpulkan dan merekam kejadian atau peristiwa yang terjadi baik didapat secara langsung maupun tidak langsung.
  • Disseminator / Penyebar : Menyebar informasi yang didapat kepada para orang-orang dalam organisasi.
  • Spokeperson / Juru Bicara : Mewakili unit yang dipimpinnya kepada pihak luar.

3. Peran Pengambil Keputusan
Adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain, meliputi ;
  • Entrepreneur / Kewirausahaan : Membuat ide dan kreasi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja unit kerja.
  • Disturbance Handler / Penyelesai Permasalahan : Mencari jalan keluar dan solusi terbaik dari setiap persoalan yang timbul.
  • Resource Allicator / Pengalokasi Sumber Daya : Menentukan siapa yang menerima sumber daya serta besar sumber dayanya.
  • Negotiator / Negosiator : Melakukan negosiasi dengan pihak dalam dan luar untuk kepentingan unit kerja atau perusahaan.

Sejarah Perkembangan Manajemen

diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.

Awal manajemen
Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.
Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

Era manajemen ilmiah
Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah sebagai "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan." 
Perkembangan manajemen ilmiah juga didorong oleh munculnya pemikiran baru dari Henry Gantt dan keluarga Gilberth. Henry Gantt. yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Compan, menggagas ide bahwa seharusnya seorang mandor mampu memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin dan kooperatif. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan.
Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif, yaitu teori mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik.

Era manusia sosial
Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen sains. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone.

Era moderen
Era moderen ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen, yang paling terkenal di antaranya W. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904).
Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan, (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan, sedikitnya kesalahan, minimnya penundaan, dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material; (2) produktivitas meningkat; (3) pangsa pasar meningkat karena peningkatan kualitas dan penurunan harga; (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis; (5) jumlah pekerjaan meningkat. 


Fungsi manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20.] Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga yaitu:
  • Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  • Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  • Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.


Proses Manajemen
Proses manajemen adalah daur beberapa gugusan kegiatan dasar yang berhubungan secara integral, yang dilaksanakan di dalam manajemen secara umum, yaitu:
·         proses perencanaan
·         proses pengorganisasian
·         proses pelaksanaan  
·         proses pengendalian


atau serangkaian dan kegiatan kerja yang terus menerus dimana manajer terlibat sewaktu mereka merencana, mengorganisasi, mengarahkan, mengkordinasi dan mengawasi. Sehingga dalam melakukan tindak manajemen akan dilalui tahapan dan proses tersebut.

Ciri-Ciri Manajer Profesional
  • Seorang manager yang profesional selalu bekerja keras untuk memenangkan rasa hormat dari bawahannya. Dia percaya bahwa dia harus bekerja lebih keras daripada bawahannya karena dia seorang manager yang harus selalu memberi contoh baik.
  •  menghargai anak buahnya secara sejajar, dan mencoba untuk memahami mereka sebagai individu. Dia berkomunikasi secara terbuka sesering mungkin dengan mereka. Dia juga berkomunikasi secara terbuka dengan atasannnya karena dia sadar bahwa interaksi ini akan banyak menolong dalam menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.
  • menyadari bahwa hubungan dengan bawahannya harus dalam bentuk hubungan yang memuaskan bagi kedua belah pihak dalam hal pekerjaan. Maka biasanya dia bertindak tenang, masuk akal dan tidak emosional
  • Seorang manager yang profesional memotifasi anak buahnya. Dia merasa bahagia bila bawahannya berhasil.
  • Seorang manager profesional mendelegasikan pekerjaan dengan tepat agar supaya tujuan-tujuan perusahaan dapat tercapai secara objektif dan seefisien mungkin. Dia akan mengambil tanggung jawab bisa dia membuat kesalahan-kesalahan, mengakui kesalahan-kesalahan tersebut serta meminta maaf dengan tulus kepada bawahannya.
  • menghargai hasil pekerjaan bawahannya.

Keterampilan Manajemen Yang Dibutuhkan
Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga keterampilan tersebut adalah:
a.       Keterampilan konseptual (conceptional skill)
Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan
 organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
b.      Berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.

c.       Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
a.       Keterampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu, maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. Kebanyakan manajer, tentu saja, memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Namun demikian, waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.

b.      Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.

Organisasi
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin,metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Bentuk-bentuk organisasi :
1.     Organisasi politik
2.     Organisasi sosial
3.     Organisasi mahasiswa
4.     Organisasi olahraga
5.     Organisasi sekolah
6.     Organisasi negara
7.     Organisasi pemuda

Prinsip-prinsip organisasi :
Berkaitan dengan pembentukan atau penyusunan suatu organisasi, maka perlu diperhatikan beberapa prinsip-prinsip atau asas organisasi. Diantaranya adalah:
§  Perumusan Tujuan yang Jelas. Tujuan dan arah merupakan hal yang sangat penting dalam pembentukan suatu organisasi. Karena dari tujuan ini akan terlihat hasil yang akan dicapai baik itu secara fisik maupun non fisik.
§  Pembagian kerja. Dalam pembentukan suatu organisasi harus terlihat dengan jelas akan pembagian kerja dari masing-masing unit (sub) organisasi, hal ini supaya tidak terjadinya tumpang tindih aktivitas dan dapat menghambat tercapainya suatu tujuan.
§  Delegasi kekuasaan. Dengan adanya pembagian kerja tersebut yang jelas maka akan telihat pula garis komando dan delegasi kekuasaan (wewenang) dari masing-masing unit kerja.
§  Rentang kekuasaan. Rentang kekuasaan merupakan penjabaran dari pendelegasian suatu kekuasaan. Parameter dan tolok ukur pun harus menjadi bagian dari rentang kekuasaan, sehingga tidak timbul diktatoris kekuasaan atau kesewenangan kekuasaan tersebut.
§  Tingkat pengawasan. Penggambaran tingkat pengawasan yang timbul antar atasan dengan sub (unit) bawahannya harus lah terlihat dalam struktur organisasi tersebut. Sehingga batasan apa yang menjadi hak dan kewajiban baik itu atasan maupun bawahan akan tercipta.
§  Kesatuan perintah dan tanggung jawab. Dengan tergambarnya struktur organisasi yang jelas maka kesatuan perintah atau komando akan terlihat pula. Begitu juga dengan tanggung jawab dari orang yang memberikan delegasi (perintah) akan nampak.
§  Koordinasi. Ini pun harus terlihat dengan jelas dalam penyusunan suatu organisasi. Koordinasi dari masing-masing divisi atau unit kerja akan tercipta. Dengan demikian tujuan suatu organisasi ini akan semakin  cepat tercapai.

Kerampilan manajemen yang dibutuhkan
Kemampuan untuk mengartikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam  mencari solusinya. Seorang manajer harus memiliki kemampuan dalam  menentukan  keputusan yang telah dipikirkan baik-baik, karena menentukan keputusan adalah hal yang paling utama bagi seorang manajer. Dan manajer juga harus dapat  melaksanakan alternatif yang telah ia pilih pastinya, juga dengan mengawasi dan mengevaluasi agar kedepannya semakin baik dan benar.

Sebab keberhasilan dan kegagalan organisasi
Keberhasilan atau kegagalan organisasi pasti berhubungan dengan para anggotanya. Suatu keberhasilan dapat dicapai bila ada kerjasama yang baik antar para anggotanya. Sedangkan kegagalan dapat disebabkan karna adanya faktor internal dipengorganisasian tersebut yang bersifat negatif.



Sumber :

Senin, 21 Oktober 2013

Indahnya Bumi Pertiwi

Tugas ilmu budaya dasar
Nama   : Dellina rizki azhari
NPM   : 22213152
Kelas   : 1EB23
Universitas gunadarma

Indahnya Bumi Pertiwi


Indonesiaku...
Indahnya bumi pertiwi ini
Negeri yang dipenuhi
Keanekaragaman budaya
Kebudayaan bali dengan tari pendet dan kecaknya
Kebudayaan jawa dengan reog ponorogo nya
Kebudayaan jawa barat dengan tari jaipongnya
Hei!!
Negeri ini kaya,
Kaya akan budaya
Kaya akan sumber daya alamnya
Indahnya bumi pertiwi
Sadarlah!
Kita lahir dan tumbuh dewasa ,
Di negeri tercinta ini
Jangan kau sadar,

Saat budaya negeri ini telah menghilang..

Rabu, 16 Oktober 2013

KEBUDAYAAN INDONESIA YANG MULAI TERKIKIS "LAGU DAERAH"


Nama : Dellina Rizki Azhari
Kelas : 1EB23
NPM   : 22213152
Universitas Gunadarma

TUGAS IBD
KEBUDAYAAN INDONESIA YANG MULAI TERKIKIS
“LAGU DAERAH”

Indonesia merupakan negara kepulauan dan memiiki banyak sekali kebudayaan yang sangat beragam, yang tiap-tiap daerahnya pasti mempunyai budayanya sendiri.
Seperti halnya lagu daera, setiap daerah diindonesia pasti memiliki lagu daerahnya masing-masing. Misalkan lagu daerah ampar-ampar pisang dari kalimantan, kicir-kicir dari jakarta, apuse dari papua, bubuy bulan dari jawa barat dan masih banyak lagi lagu daerah asal indonesia.

Namun, di era globalisasi saat ini lagu daerah sudah kurang diminati oleh masyarakat indonesia sendiri. Masyarakat indonesia lebih menyukai lagu-lagu dari luar negeri, terutama remaja-remaja indonesia kini mereka lebih hafal lirik-lirik lagu luar negeri dari pada lagu daerah asalnya. Kebanyakan dari mereka beranggapan kalau tidak tau lagu-lagu luar dibilang noraklah ga update. Kurangnya kesadaran pada diri sendiri, mereka lebih menyukai budaya luar mengapa tidak dengan budaya asli indonesia?, lalu mungkin juga karena kurangnya pengenalan sejak dini tentang lagu-lagu daerah asal indonesia. Saat ini ditelevisi juga lebih banyak memutarkan lagu-lagu luar dari pada lagu daerah. Hal-hal tersebutlah yang menurut saya mengapa lagu daerah sebagai salah satu kebudayaan indonesia sudah mulai terkikis.

Bagaimana solusi agar lagu daerah tidak terkikis, yaitu orang tua berperan aktif untuk mengenalkan kebudayaan indonesia seperti halnya lagu daerah. Hal tersebut agar sejak kecil mereka sudah mempunyai rasa bangga terhadap keanekaragaman kebudayaan asli indonesia.
Lalu sebaiknya acara-acara ditelevisi juga memutarkan lagu-lagu daerah, jangan hanya lagu-lagu luar negeri saja, dalam hal ini pemerintah juga seharusnya berperan aktif untuk membatasi masuknya budaya-budaya asing agara kebudayaan indonesia tidak terkikis.