Tugas 3.3 Pertumbuhan Ekonomi
Menurut Teori Ekonomi Neo Klasik
Robert Solow adalah ahli ekonomi
yang memenangkan hadiah nobel pada tahun 1987. Solow berpendapat bahwa
pertumbuhan ekonomi akan tercapai jika ada pertumbuhan output. Pertumbuhan
output terjadi jika dua faktor input, yakni modal dan tenaga kerja dikombinasikan,
sedangkan faktor teknologi dianggap konstan (tidak berubah).
Adapun yang tergolong sebagai modal
adalah bahan baku, mesin, peralatan, komputer, bangunan dan uang. Dalam
memproduksi output, faktor modal dan tenaga kerja bias dikombinasikan dalam berbagai
model kombinasi.
Rumus
:
Q = f (C.L)
Keterangan:
Q = Jumlah output yang dihasilkan
f = Fungsi
C = Capital (modal sebagai input)
L = Labour (tenaga kerja, sebagai input)
Rumus di atas menyatakan bahwa output (Q) merupakan fungsi dari modal (C) dan tenaga kerja (L). Ini berarti tinggi rendahnya output tergantung pada cara mengombinasikan modal dan tenaga kerja.
Q = Jumlah output yang dihasilkan
f = Fungsi
C = Capital (modal sebagai input)
L = Labour (tenaga kerja, sebagai input)
Rumus di atas menyatakan bahwa output (Q) merupakan fungsi dari modal (C) dan tenaga kerja (L). Ini berarti tinggi rendahnya output tergantung pada cara mengombinasikan modal dan tenaga kerja.
Rasio modal-output bisa beruabah.
Dengan kata lain, suatu perekonomian mempunyai kebebasan yang tak terbatas
dalam menentukan kombinasi modal dan tenaga kerja yang akan digunakan untuk
menghasilkan tingkat output tertentu.
Sumber
:
Nama : Dellina Rizki Azhari
NPM : 22213152
Kelas : 1EB23
Tugas
Softskill Perekonomian Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar