BAB 13
PROSES PENYUSUN KARYA TULIS ILMIAH
Nama : Dellina Rizki
Azhari
NPM : 22213152
Kelas : 3EB26
Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2
- Tahapan-tahapan penulisan Karangan
Ilmiah :
- Pemilihan
Topik
Aspek-aspek yang perlu diperhatikan
dalam pemilihan topik adalah:
a.
Area Topik
Area topik memuat cakupan masalah yang
akan diangkat dalam penulisan karya tulis ilmiah. Topik lebih luas daripada
judul, karena topik mencakup isi pokok dan area yang akan dibahas dan ditulis.
b.
Keterbatasan
Keterbatasan yang sering ditemui dalam
pemilihan topik, seringkali adalah keterbatasan yang disesuaikan dengan: minat,
kemampuan dilaksanakan, kemudahan dilaksanakan,
kemudahan dibuat menjadi masalah yang lebih luas, dan manfaat.
- Pengumpulan
Informasi
Prinsip-prinsip dasar yang harus
diperhatikan sehubungan dengan pengumpulan informasi adalah:
a.
Evaluasi instrumen,
untuk mendapatkan data yang lebih
akurat dan konsisten.
Evaluasi instrumen dilakukan dengan uji
coba pengumpulan data dengan instrumen yang telah dibuat. Hasil uji coba akan
diketahui melalui pengujian validitas dan reliabilitas.
b.
Evaluasi terhadap
sumber, untuk mempertanggungjawabkan data.
Penulis harus menentukan apakah data
yang diperlukan dalam menulis karya tulis ilmiah berupa data primer, sekunder
atau gabungan dari keduanya.
c.
Pembuatan catatan,
untuk memudahkan pencatatan dan pencarian kembali informasi yang telah dicatat.
Catatan dapat dibuat dengan penggunaan
kartu informasi, pembuatan sistem penulisan untuk menghubungan kartu informasi
dengan daftar pustaka, serta pemilihan bentuk kutipan.
- Survei
Lapangan
Melakukan pengamatan atas obyek yang
diteliti. Menetapkan masalah dan tujuan yang akan diteliti dan dijadikan karya
ilmiah. Langkah ini merupakan titik acuan Anda dalam proses penulisan atau
penelitian.
- Menyusun
Hipotesis
Menyusun dugaan-dugaan yang menjadi
penyebab dari obyek penelitian Anda. Hipotesis ini merupakan prediksi yang
ditetapkan ketika Anda mengamati obyek penelitian
- Melaksanakan
pengamatan dan pengumpulan data
Setelah melakukan percobaan atas obyek
penelitian dengan metode yang direncanakan, maka selanjutnya Anda melakukan
pengamatan terhadap obyek percobaan yang dilakukan tersebut.
- Menganalsis
dan menginterpretasikan data
Menganalisa dan menginterpretasikan
hasil pengamatan yang sudah dilakukan. Anda coba untuk menginterpretasikan
segala kondisi yang terjadi pada saat pengamatan. Di langkah inilah Anda
mencoba untuk meneliti dan memperkirakan apa yang terjadi dari pengamatan dan
pengumpulan data.
- Merumuskan
kesimpulan dan atau teori
Merumuskan kesimpulan atau teori
mengenai segala hal yang terjadi selama percobaan, pengamatan, penganalisaan
dan penginterpretasian data. Langkah ini mencoba untuk menarik kesimpulan dari
semua yang didapatkan dari proses percobaan, pengamatan, penganalisaan, dan
penginterpretasian terhadap obyek penelitian.
- Langkah-Langkah Penulisan Karya
Tulis Ilmiah
a.
Persiapan
naskah pertama,
b.
Revisi
naskah,
c.
Persiapan
format,
d.
Editing
akhir, dan
e.
Koreksi
akhir (proof reading).
- Tahap
Evaluasi
Tahap evaluasi ini bertujuan untuk
memeriksa kembali tulisan yang telah jadi ataupun memperbaiki berbagai
kesalahan dan kekurangan dalam karya tulis. Hal yang harus menjadi perhatian
diantaranya: isi artikel, sistematika penyajian dan bahasa yang digunakan.
- Struktur Penyajian Karya Ilmiah
Struktur penyajian karya ilmiah
terdiri dari :
- Bagian
Pengantar.
Bagian pengantar atau sering disebut
pendahuluan dapat berupa latar belakang yang menggambarkan penting nya topik
yang akan dibahas, tujuan penulisan, dan mungkin juga ruang lingkup penulisan.
Luas cakupan bagian pembuka atau
pendahuluan ini bervariasi sesuai dengan jenis karya ilmiah yang ditulis. Ada
bagian pendahuluan yang hanya terdiri dari satu atau dua paragraf, ada pula
yang terdiri dari satu bab yang dibagi lagi menjadi subtopik.
- Bagian
Inti.
Bagian inti atau pokok pembahasan sebuah
karya ilmiah merupakan bagian yang paling besar dalam sebuah karya ilmiah.
Tergantung dari luasnya masalah yang di bahas atau dari jenis karya ilmiah yang
ditulis, bagian pembahasan ini dapat sangat panjang dan dapat pula sangat
singkat. Skripsi, tesis, dan disertasi mungkin mencantumkan beberapa bab yang
dapat dikelompokkan sebagai bagian inti, sedangkan artikel ilmiah mungkin
mencamtumkan beberapa subtopik.
Namun yang jelas bagian inti atau pokok
pembahasan ini memberi kesempatan kepada penulis untuk memaparkan proses
kejadian /penelitian yang di lakukan atau hasil kajian yang akan diungkapkan.
- Bagian
penutup.
Bagian penutup merupakan bagian akhir
dari sebuah tulisan. Seperti halnya pada bagian pendahuluan dan bagian inti,
bagian penutup sebuah karya ilmiah juga mempunyai struktur kajian yang khas,
yang berbeda dari bagian penutup jenis tulisan lain.
Sebuah karya ilmiah biasanya ditutup
dengan simpulan dan harapan atau rekomendasi. Semua ini merupakan simpulan
kajian peserta terhadap topik atau masalah yang disajikannya, serta tindak
lanjut yang diharapkan terjadi berdasarkan simpulan tersebut. Berita atau
cerita pendek tidak selalu menutup beita atau ceritanya dengan simpulan dan
rekomendasi.
Sumber :
sapasayaa.blogspot.co.id/2012/03/struktur-struktur-penyajian-karya.html?m=1
lailamaharani.blogspot.co.id/2012/12/langkah-langkah-persiapan-penulisan.html?m=1