KONSEP
MENULIS LAPORAN ILMIAH
Nama : Dellina Rizki Azhari
NPM : 22213152
Kelas : 3EB26
Pengertian
Laporan
Laporan ilmiah
merupakan laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seorang
peneliti dengan mengguanakan gaya bahasa yang digunakan disesuaikan dengan
jenis sasaran peneliti yaitu sesame kolega ilmuan,kepada para pembuat
keputusan, ataupun kepada masyarakat umum,serta berfungsi sebagai alat
komunikasi antara peneliti dengan pembaca. Laporan suatu kegiatan penelitian
memuat berbagai aspek yang dapat member gambaran kepada orang lain tentang
seluruh kegiatan, langkah, metode, tekhnik maupun hasil dari penelitian
tersebut (Notoatmodjo, 2005).
Menurut Nazir, 2005,
penulisan laporan penelitian harus disesuaikan dengan konsumen hasil penelitian
tersebut. Seorang peneliti perlu mempertimbangkan tiga hal dalam menulis
laporan, yaitu :
1. Sampai
dimana tingkat pengetahuan dari pembaca?
2. Apakah
yang perlu diketahui oleh pembaca tersebut?
3. Bagaimana
cara menyampaikan hasil penelitian, sehingga keterangan yang diberikan dapat
dicerna dengan mudah oleh pembaca?
Cara penulisan hasil penelitian harus disesuaikan
sedemikian rupa, sehinga komunikasi yang ingin disampaikan dapat mengenai sasarannya
secara tepat
Menurut Nazir, 2005, Laporan
ilmiah harus berisi hal- hal berikut:
·
Pernyataan tentang masalah yang ingin
dipecahkan dalam penelitian tersebut
·
Prosedur penelitian, yang mencakup
desain penelitian, metode ekperimental yang dipilih, semple yang ditarik,
teknik pengumpulan data, serta metode- metode statistik yang digunakan, baik
dalam kegiatan pengumpulan data ataupun dalam analisis.
·
Hasil penelitian dan penemuan- penemuan
·
Implikasi yang dapat ditarik
dari penelitian tersebut
Dasar
Membuat Laporan Ilmiah
Ada beberapa hal yang mendasari dalam pembuatan Laporan
Ilmiah. Diantaranya :
1. Kegiatan menulis
laporan ilmiah merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan
ilmiah.
2. Laporan
ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci,
dan ringkas.
3. Laporan
ilmiah merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi
atau sesama ilmuwan.
4. Laporan
ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah
secara jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta
implikasinya.
5. Laporan
ilmiah dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat
tulisan ilmiah berlaku juga untuk laporan.
Sistematika Laporan
Ilmiah
Laporan ilmiah dapat
berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-hal yang terperinci berkaitan
dengan data-data yang akurat dan lengkap. Laporan ilmiah atau laporan
formal terdiri atas:
·
Bagian awal
·
Halaman judul: judul, maksud, tujuan
penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun.
·
Halaman pengesahan (jika perlu)
·
Halaman motto/semboyan (jika perlu)
·
Halaman persembahan (jika perlu)
·
Prakata
·
Daftar isi
·
Daftar tabel (jika ada)
·
Daftar grafik (jika ada)
·
Daftar gambar (jika ada)
·
Abstrak: Uraian singkat tentang isi
laporan
·
Bagian Isi
a. Bab
I pendahuluan berisi tentang :
·
Latar Belakang
·
Identifikasi Masalah
·
Pembatasan Masalah
·
Rumusan Masalah
·
Tujuan dan manfaat
b. Bab
II : Kajian Pustaka
c. Bab
III : Metode
d. Bab
IV : Pembahasan
e. Bab
V : Penutup
·
Bagian Akhir
·
Daftar Pustaka
·
Daftar Lampiran
·
Indeks : daftar istilah
Beberapa
Bentuk Yang Sering Digunakan
1. Penggunaan
huruf besar
Setiap memulai kalimat,
huruf pertama harus dimulai dengan huruf besar. Selain itu gunakan huruf besar
dalam hal-hal berikut :
·
Huruf pertamadalam ungkapan yang
berhubungan denhgan keagamaan, kitab suci, nama Tuhan, dan kata ganti.
·
Huruf pertama gelar kehormatan,
keturunan, keagamaan yang diikuti oleh nama org.
·
Huruf pertama nama jabatan, pangkat yang
diikuti nama org.
·
Huruf pertama nama org, bangsa, suku,
bahasa, tahun, bulan, hari, hari besar, nama khas geografi, badan resmi,
lembaga pemerintahan, dokumen resmi.
·
Huruf pertama kata dari nama buku,
majalah, surat kabar danjudul keterangan, kecuali kata partikel, seperti di,
ke, dari, yang, yang tidak terletak pada posisi awal.
·
Huruf pertama nama sapaandan ringkasan
nama gelar kecuali gelar dokter.
·
Huruf pertama bahan produksi pabrik
·
Huruf pertama dari judul buku, judul
dari bab, artikel yang digunakan dalam teks.
·
Huruf pertama dari nama genera, famili,
ordo, kelas, subdivisi, dan divisi, baik untuk nama ilmiah tanaman atau hewan.
2. Penggunaan
huruf miring atau italics
Kalimat, huruf,
kata-kata, simbol dan sebagainya yang ingin dicetak dengan huruf miring harus
harus digaris bawahnya. Pencetakan miring dan huruf, kalimat, kata-kata dan
sebagainya dinamakan tulisan dalam italics. Beberapa kata-kata atau huruf
sering dinyatakan dalam italics yaitu: Simbol-simbol aljabar seperti:
Ax+By+C=10, Genera dan spesies : oryza sativa, equus cabalis, homo sapiens,
dan sebagainya. Nama buku, periodikal, pamflet, jika buku, priodikal dan
panflet tersebut muncul dalam teks. Untuk judul artikel atau judul bab jangan
ditulis dalam italics. Kata-kata asing seperti : ceteris paribus, insitu,
et al, viz, in mediares dan lain sebagainya.
3. Penulisan
nama tanaman dan binatang
Dalam tulisan ilmiah,
nama tanaman dan binatang dapat ditulis dalam dua nama yaitu nama ilmiah dan
nama biasa. Nama ilmiah dari tanaman dan binatang terdiri dari genus, spesies,
dan kependekan dari nama orang yang memberikan nama kepada hewan atau tumbuhan tersebut.
Nama ilmiah dicetak dalm huruf miring atau ditulis dalam italic, yaitu jika
diketik atau ditulis dengan tangan harus digaris bawahnya.
Langkah-Langkah
Membuat Laporan
Agar dapat menyusun
laporan yang baik dan efektif, perlu dipersiapkan denan matang. Hal-hal yang
perlu dilakukan adalah seperti berikut :
·
Menetapkan tujuan laporan
Pembuat laporan harus tahu, untuk apa laporan dibuat
dan siapa yang akan membaca laporan tersebut.
·
Menentukan bahan laporan
Bahan-bahan laporan yang digunakan adalah:
a. Surat-surat
keputusan
b. Notulen
hasil rapat
c. Buku-buku
pedoman
d. Hasil
kegiatan
e. Hasil
penelitian
f. Hasil
diskusi
·
Menentukan cara pengumpulan data
Cara pengumpulan data yang dapat dilakukan adalah
sebagai berikut :
a. Membuat
petunjuk pelaksanaan bagi peneliti yang menjelaskan sasaran dan penyesuaian
kegiatan.
b. Melakukan
Wawancara
c. Mengumpulkan
dokumen pelaksanaan kegiatan
d. Penyusunan
daftar pengecekkan untuk melihat data yang ada dan yang tidak ada.
·
Mengevaluasi Data
Data yang telah dikumpulkan dievaluasi untuk dibuat
suatu simpulan.
·
Membuat kerangka laporan
Kerangka laporan dibuat sesuai dengan sistematika
laporan
Sumber :
http://niarizkizahara.blogspot.co.id/2014/06/menulis-laporan-ilmiah.html
http://suwela.wordpress.com/2011/01/13/penulisan-laporan-ilmiah/
http://fitriaramadini.blogspot.com/2013/03/bahasa-indonesia-menulis-laporan-ilmiah.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar