Senin, 28 April 2014

Tugas 2.2 Laju Pertumbuhan Ekonomi

2.2 Laju Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

Teori laju pertumbuhan ekonomi

Secara umum Teori pertumbuhan ekonomi menurut para ahli dapat dibagi menjadi 2, yaitu:
Ø  Teori pertumbuhan ekonomi historis
Ø  Teori pertumbuhan ekonomi klasik dan neoklasik

1.      Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis

            Aliran historis berkembang di Jerman dan kemunculannya merupakan reaksi terhadap pandangan kaum klasik yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat dengan revolusi industri, sedangkan aliran historis menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dilakukan secara bertahap.
a.       Teori pertumbuhan ekonomi Frederich list (1789 – 1846)

            Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut frederich list adalah tingkat-tingkat yang dikenal dengan sebutan Stuffen theorien (teori tangga).

            Adapun tahapan-tahapan pertumbuhan ekonomi menurut frederich list adalah sebagai berikut :

  •          Masa berburu dan mengembara. Pada masa ini manusia belum memenuhi kebutuhan hidupnya sangat mengantungkan diri pada pemberian alam dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri
  •         Masa berternak dan bertanam. Pada masa ini manusia sudah mulai berpikir untuk hidup menetap. Sehingga mereka bermata pencaharian bertanam
  •     Masa Bertani dan kerajinan. Pada masa ini manusia sudah hidup menetap sambil memelihara tanaman yang mereka tanam kerajinan hanya mengajar usaha sampingan.
  •          Masa kerajinan, Industri, dan perdagangan. Pada masa ini kerajinan bukan sebagai usaha sampingan melainkan sebagai kebutuhan untuk di jual ke pasar, sehingga industri berkembang dari industri kerajinan menjadi industri besar.


b.      Teori pertumbuhan ekonomi Karl Bucher (1847 – 1930)

           Tahap Perekonomian menurut Karu Bucher dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu sbb:
  •          Rumah tangga tertutup
  •          Rumah tangga kota
  •          Rumah tangga bangsa
  •          Rumah tangga dunia


c.       Teori pertumbuhan ekonomi Bruno Hildebrand

            Bruno Hildebrand melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat dari perkembangan alat tukar-menukarnya, yaitu:
  •          masa tukar-menukar secara barter
  •          masa tukar-menukar dengan uang
  •          masa tukar-menukar dengan kredit


d.      Teori pertumbuhan ekonomi Werner sombart (1863 – 1947)
e.        Teori pertumbuhan ekonomi Walt Whitmen Rostow (1916 – 1979)

Rumus Laju Pertumbuhan Ekonomi

G= (PN rill1 – PN rill 0)/(PN rill 0 )

Keterangan :
G                     :tingkat pertumbuhan ekonomi
PN riil 1           : pendapatan nasional untuk tahun dimana tingkat pertumbuhan ekonominya dihitung.
PN riil 0           : pendapatan nasional pada tahun berikutnya untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu : PN rill a = 100 / IH a x PN masa ini

Keterangan :
IH a    :  indeks harga atau pendeflasi pendapatan nasional (GNP deflator )
PN      :  pendapatan nasional 




Nama   : dellina rizki azhari
Npm    : 22213152
Kelas   : 1eb23
Tugas softskill perekonomian indonesia

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar