2.2 Laju Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara
berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas
produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan
nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan
pembangunan ekonomi.
Teori
laju pertumbuhan ekonomi
Secara umum Teori pertumbuhan ekonomi menurut para
ahli dapat dibagi menjadi 2, yaitu:
Ø Teori
pertumbuhan ekonomi historis
Ø Teori
pertumbuhan ekonomi klasik dan neoklasik
1. Teori
Pertumbuhan Ekonomi Historis
Aliran historis berkembang di Jerman dan kemunculannya merupakan reaksi
terhadap pandangan kaum klasik yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat
dipercepat dengan revolusi industri, sedangkan aliran historis menyatakan bahwa
pertumbuhan ekonomi dilakukan secara bertahap.
a. Teori
pertumbuhan ekonomi Frederich list (1789 – 1846)
Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut frederich list adalah tingkat-tingkat
yang dikenal dengan sebutan Stuffen theorien (teori tangga).
Adapun
tahapan-tahapan pertumbuhan ekonomi menurut frederich list adalah sebagai
berikut :
- Masa berburu dan mengembara. Pada masa ini manusia belum memenuhi kebutuhan hidupnya sangat mengantungkan diri pada pemberian alam dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri
- Masa berternak dan bertanam. Pada masa ini manusia sudah mulai berpikir untuk hidup menetap. Sehingga mereka bermata pencaharian bertanam
- Masa Bertani dan kerajinan. Pada masa ini manusia sudah hidup menetap sambil memelihara tanaman yang mereka tanam kerajinan hanya mengajar usaha sampingan.
- Masa kerajinan, Industri, dan perdagangan. Pada masa ini kerajinan bukan sebagai usaha sampingan melainkan sebagai kebutuhan untuk di jual ke pasar, sehingga industri berkembang dari industri kerajinan menjadi industri besar.
b. Teori
pertumbuhan ekonomi Karl Bucher (1847 – 1930)
Tahap
Perekonomian menurut Karu Bucher dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu sbb:
- Rumah tangga tertutup
- Rumah tangga kota
- Rumah tangga bangsa
- Rumah tangga dunia
c. Teori
pertumbuhan ekonomi Bruno Hildebrand
Bruno Hildebrand melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat dari perkembangan alat
tukar-menukarnya, yaitu:
- masa tukar-menukar secara barter
- masa tukar-menukar dengan uang
- masa tukar-menukar dengan kredit
d. Teori
pertumbuhan ekonomi Werner sombart (1863 – 1947)
e. Teori
pertumbuhan ekonomi Walt Whitmen Rostow (1916 – 1979)
Rumus
Laju Pertumbuhan Ekonomi
G= (PN rill1 – PN rill 0)/(PN rill 0 )
Keterangan :
G :tingkat
pertumbuhan ekonomi
PN riil 1 :
pendapatan nasional untuk tahun dimana tingkat pertumbuhan ekonominya dihitung.
PN riil 0 :
pendapatan nasional pada tahun berikutnya untuk menentukan tingkat pertumbuhan
ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu : PN rill a = 100 /
IH a x PN masa ini
Keterangan :
IH a :
indeks harga atau pendeflasi pendapatan nasional (GNP deflator )
PN :
pendapatan nasional
Nama :
dellina rizki azhari
Npm :
22213152
Kelas : 1eb23
Tugas softskill perekonomian indonesia
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar