OBJEK WISATA DIENG, WONOSOBO
Nama : Dellina Rizki Azhari
NPM : 22213152
Kelas : 2EB26
Tugas Bebas AHE
Dieng
adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten
Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks
Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan
dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah.
Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut. Suhu
berkisar 12—20°C di siang hari dan 6-10°C di malam hari. Pada musim kemarau
(Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0°C di pagi hari dan memunculkan
embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun
racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.
5
Objek wisata paling menawan di Dieng, Wonosobo. Sebagai berikut :
1.
Candi di Dataran Tinggi Dieng
Di
Dataran Tinggi Dieng, candi-candi Hindu yang tersebar di sana dinamakan sesuai
dengan nama tokoh-tokoh dalam epik Mahabharata yang terkenal itu. Ada Bima,
Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dan sebagainya.
Seni
arsitektur candi mengadopsi bangunan candi yang ada di India. Hal ini dapat
terlihat dari arca-arca yang menghiasi sisi bangunan candi, di antaranya
Mahakala, Nandi Swara, Durga Mahesasura Mardini, Ganesa, dan Agastya. Dua
bangunan candi yang dapat dibandingkan adalah
Candi Arjuna yang mirip dengan Candi Bhintargaon di India serta Candi
Semar yang mirip dengan Candi Parasurameswara (India) dengan bentuk Mandapa.
2.
Bukit Sikunir Dieng
Di
bukit inilah keindahan sunrise (matahari terbit) paling memikat dapat Anda
temui di kawasan wisata Dieng. Bukit Sikunir berada pada ketinggian
sekitar 2.200 m dpl, terletak di arah
selatan kawasan Dieng, secara administratif berada di Desa Sembungan, sebuah
desa yang berada di permukaan tertinggi di seluruh Pulau Jawa.
Pesona
warna oranye dari matahari yang terbit di kawasan ini begitu indah terlihat.
Warna oranye tersebut seperti warna kunyit sehingga membuat masyarakat lokal
memberi nama bukit tersebut dengan sikunir, berasal dari bahasa Jawa yaitu
kunir, yang artinya kunyit.
3.
Telaga Warna Dieng
Di
kawasan wisata Dieng, terdapat sebuah telaga yang menyuguhkan fenomena alam
yang begitu indah, yakni pergantian warna air dari telaga tersebut. Inilah
Telaga Warna Dieng, sebuah landmark memikat yang dapat Anda temui di Kabupaten
Wonosobo. Anda dapat menyusuri tepian telaga ini, juga terdapat balkon kecil
sebagai tempat duduk bersantai menikmati keindahan alam yang ada di sana.
Jika
Anda tertarik menyaksikan keindahan Telaga Warna Dieng secara utuh, Anda dapat
mendaki ke puncak bukit yang memagari telaga tersebut. Di ketinggian itu, Anda
akan menjumpai keindahan telaga dengan warna-warni yang begitu menawan hati,
dengan gradasi warna yang memikat.
Air
di telaga ini terkadang berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti
pelangi. Hal ini terjadi karena di dalam
air tersebut terdapat kandungan sulfur cukup tinggi sehingga ketika sinar
matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak berwarna warni. Di bagian
tengah telaga ini, Anda dapat menyaksikan letupan air mendidih sebagaimana yang
ada di Kawah Putih Ciwidey Bandung.
4.
Telaga Cebong Dieng
Sebuah
telaga yang berada di ketinggian 2.300 m dpl, terletak di Desa Sembungan.
Telaga Cebong adalah harmoni alam yang indah yang dapat Anda temui di kawasan
wisata Dieng di Wonosobo. Anda bahkan dapat berkemah di kawasan telaga ini.
Warna
langit yang biru berpadu dengan hijaunya perbukitan yang memantul pada
permukaan telaga yang tenang dan jernih. Di tempat ini, Anda akan merasakan
keindahan alam yang begitu menawan dan udara pegunungan yang menyegarkan.
Menaiki perahu dan mengitari telaga ini adalah cara terbaik untuk merasakan
pesona alam yang dimiliki telaga di atas awan tersebut.
Air
di telaga ini tidak bercampur dengan belerang, oleh sebab itu warnanya jernih
dan bersih. Memiliki kedalaman 2 – 4 meter, Anda bahkan dapat memancing di
Telaga Cebong ini. Pada umumnya, para penikmat perjalanan yang datang ke
kawasan wisata Dieng terlebih dahulu menikmati sunrise di Bukit Sikunir Dieng
sebelum singgah ke Telaga Cebong.
5.
Sumur Jalatunda
Terletak
di arah paling barat kawasan wisata Dieng, tepatnya terletak di Desa Wisata
Pekasiran, Sumur Jalatunda memiliki beberapa versi cerita asal muasal sumur.
Menurut asumsi ilmiah, sumur berwarna hijau pekat berdiameter sekitar 90 meter
ini adalah sebuah kepundan yang terbentuk akibat letusan gunung api jutaan
tahun lalu. Sementara, ada mitos yang menyebutkan bahwa dahulu kala ada seorang
putri cantik jelita yang gemar mengenakan pakaian serba putih, namun berperangai
jahat. Putri cantik ini sering meminta tumbal kepada masyarakat sekitar untuk
dikorbankan dan ditenggelamkan di sumur ini.
Untuk
dapat sampai di sumur ini, Anda harus meniti 257 anak tangga. Saat sampai di
anak tangga terakhir, Anda akan melihat tumpukan batu kerikil yang terhampar
beralaskan karung beras. Menurut keyakinan masyarakat lokal, mereka yang mampu
melempar batu kerikil ke sumur sejauh jarak tertentu akan mendapatkan
keberuntungan dan terkabul niat serta keinginannya. Inilah sebab batu kerikil di
tempat ini menambah keunikan dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk
mengunjunginya.
Tetapi,
batu yang digunakan untuk melempar keberuntungan adalah batu yang harus dibeli
dari anak-anak Dieng di lokasi sumur ini, yaitu batu kerikil beralas karung ala
kadarnya di ujung anak tangga. Anda hanya harus mengeluarkan biaya Rp 500 untuk
batu kerikil itu.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Dieng
http://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/wonosobo/5-landmark-paling-menawan-wisata-dieng-di-wonosobo/2033/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar